KEEROM - Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 641/Beruang menunjukkan kepedulian kepada masyarakat perbatasan melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan di Desa Pun dan kunjungan ke rumah warga yang sedang berduka di Desa Kalilapar 1, Distrik Waris, Kabupaten Keerom, Papua, Kamis (10/9/2026).
Kegiatan teritorial tersebut dipimpin Kapten Ckm dr. Kelana. Personel Satgas hadir langsung di tengah masyarakat untuk membantu pemeriksaan kesehatan warga sekaligus membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat di wilayah perbatasan RI-PNG.
Kehadiran prajurit di Desa Pun menjadi bagian dari upaya mendukung kondisi kesehatan masyarakat. Warga yang membutuhkan pemeriksaan mendapat pendampingan dari personel Satgas yang dipimpin oleh tenaga kesehatan.
Usai kegiatan pemeriksaan kesehatan di Desa Pun, personel Satgas melanjutkan kegiatan ke Desa Kalilapar 1, Distrik Waris.
Di lokasi tersebut, prajurit mendatangi rumah salah satu warga yang tengah mengalami kedukaan. Kunjungan itu menjadi bentuk empati Satgas kepada keluarga yang sedang kehilangan anggota keluarga.
Kehadiran prajurit dalam suasana duka juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan sosial dengan masyarakat. Prajurit menyampaikan dukungan moral kepada keluarga dan menunjukkan bahwa hubungan TNI dengan warga dibangun melalui kepedulian dalam berbagai situasi.
Kegiatan kesehatan tidak hanya berkaitan dengan pemeriksaan kondisi warga. Pertemuan langsung antara prajurit dan masyarakat juga menjadi kesempatan untuk membangun komunikasi yang lebih dekat.
Interaksi tersebut penting dalam menjaga hubungan harmonis antara Satgas Pamtas dan masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan.
Kapten Ckm dr. Kelana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya Satgas memperkuat hubungan dengan masyarakat.
“Melalui kegiatan pemeriksaan kesehatan dan kunjungan ke rumah duka ini, Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 641/Beruang terus berupaya menjalin hubungan yang baik, mempererat tali silaturahmi, serta membangun kedekatan dan kebersamaan dengan masyarakat di wilayah perbatasan, ” ujar Kapten Ckm dr. Kelana.
Kegiatan di Distrik Waris memperlihatkan bahwa tugas prajurit di wilayah perbatasan memiliki dimensi sosial yang kuat.
Selain menjalankan tugas menjaga keamanan wilayah, personel Satgas membangun kedekatan dengan warga melalui interaksi langsung. Pemeriksaan kesehatan dan kunjungan ke rumah duka menjadi dua kegiatan berbeda yang sama-sama mempertemukan prajurit dengan kebutuhan masyarakat.
Bagi warga perbatasan, kehadiran langsung prajurit dapat menjadi bagian dari hubungan sosial yang tumbuh melalui komunikasi dan kepedulian.
Satgas Pamtas RI-PNG Statis Yonif 641/Beruang pun terus mendorong terciptanya hubungan yang harmonis bersama masyarakat di wilayah perbatasan.
Sumber: PenYonif 641/Beruang

Updates.